Jumat, 24 Februari 2012

Tentang Web hosting




Apa yang dimaksud dengan Web Hosting :
Web Hosting adalah salah satu bentuk layanan jasa penyewaan tempat di Internet yang memungkinkan perorangan ataupun organisasi menampilkan layanan jasa atau produknya di web / situs Internet. Tempat dapat juga diartikan sebagai tempat penyimpanan data berupa megabytes (mb) hingga terabytes (tb) yang memiliki koneksi ke internet sehingga data tersebut dapat direquest atau diakses oleh user dari semua tempat secara simultan. Inilah yang menyebabkan sebuah website dapat diakses bersamaan dalam satu waktu oleh multi user.
Pada dasarnya sebuah server webhosting menggunakan adalah sebuah komputer biasa namun menggunakan beberapa komponen dan program dasar sebuah server serta disarankan harus mampu untuk online 24 jam setiap hari dan tanpa harus dimatikan dalam jangka waktu lebih lama daripada komputer biasa.
Siapa saja yang membutuhkan Web Hosting :
Seperti telah dijelaskan diatas, setiap orang ataupun perusahaan dapat menyewa tempat atau memanfaatkan jasa web hosting ini, didukung dengan kemajuan teknologi informasi yang ada saat ini maka pemanfaatan jasa web hosting merupakan sarana alternatif yang handal untuk: Promosi, Menyebarkan Informasi, Berjualan, Layanan Publik sampai dengan sekedar tempat untuk menumpahkan isi hati yang kelabu ke dalam buku harian berbasis web (blog: web log) akibat ditinggal kekasih.
Mengapa Perlu Web Hosting :
Kecepatan menyebarkan informasi tentang Jasa, Produk, Layanan Publik dan lainnya merupakan salah satu tolok ukur keberhasilan bisnis perorangan atau perusahaan,
Contoh Pertama : di Indonesia dengan sekitar 100 juta pengguna telepon genggam yang tentu saja dapat tersambung ke internet melalui gprs, tidak ada alasan lagi untuk tidak tersambung ke dunia maya, bahkan di daerah terpencil sekalipun.
Contoh kedua: Seorang mahasiswa kedokteran, dengan dana yang terbatas, untuk mengantisipasi membeli buku kuliah kedokteran yang harganya bisa mencapai jutaan rupiah, dapat dengan mudah memperoleh informasi ilmu pengetahuan dan teknologi melalui situs web, dan ini menjadi tanggung jawab penyelenggara pendidikan untuk menyediakan layanan web site guna memajukan pendidikan. Bahkan seorang dosen sebaiknya memiliki web site.
Singkatnya, bila anda telah membuat prototip disain yang dapat dibaca oleh internet browser seperti html, maka sudah waktunya anda menaruh disain itu di internet dengan mengupload disain anda ke perusahaan yang melayani penjualan hosting.
Kapan anda membutuhkan Situs Web :
Disaat anda ingin memasarkan produk atau jasa melewati batas kabupaten, propinsi, negara, samudra dan benua, disaat anda ingin orang lain memperoleh informasi yang benar mengenai hal-hal kemanusiaan, disaat anda ingin menyebarluaskan pengetahuan demi kesejahteraan sesama manusia, disaat anda ingin melakukan transaksi bisnis yang memudahkan pelangan anda menjangkaunya dari sebuah vila tempat peristirahatan dengan privasi yang tinggi, disaat itulah anda membutuhkan layanan web hosting.
Situs web adalah sebuah channel above the line yang termurah yang ada di pasar saat ini, kemampuan broadcast 24jam seminggu, tak terbatas pada aspek demografis, geografis, menjadikannya positif dalam rasio cost to benefit. Bila anda ingin ditemukan, dikenal, diapresiasi, mengiklankan diri/produk anda, berarti anda wajib memiliki situs web.
Dimana menyewa Web Hosting :
Ratusan bahkan ribuan penyelenggara jasa webhosting, ada dapat memulainya dengan mencari dari mesin pencari google atau yahoo, beberapa penyedia jasa layanan web hosting di indonesia.
Jangan ragu untuk bertanya, bandingkan fitur kunci seperti kapasitas ruang dan kapasitas bandwidth, jangan tergiur oleh promosi penyelenggara jasa web hosting yang bombastis.
Teknologi apa yang digunakan :
Salah satu teknologi yang digunakan adalah fail over hosting, teknologi ini memungkinkan layanan anda tetap online 24 jam karena dudukung oleh beberapa server komputer yang secara otomatis akan menggantikan tugas server komputer yang mengalami kerusakan
Bagaimana cara Mengelola Web Hosting :
Setelah anda memiliki / menggunakan jasalayanan web hosting, selanjutnya bagaimana mengelolanya, hal ini merupakan tantangan yang tidak murah, sebab informasi yang ada harus selalu ditambah dan diperbaharui. Sebuah Tips sederhana yaitu, lakukan persiapan pada posisi Off Line untuk menghemat.




Bagaimana cara membuat server webhosting :
Beberapa software dasar yang harus dimiliki untuk membuat server hosting sendiri (recommended):
Operating System Server
- Linux, CentOS, FreeBSD, RedHat, Ubuntu (gratis)
- Windows 2003 Server, Windows 2008 Server (bayar)
NameServer – berfungsi untuk resolving IP ke Domain Name
- BIND 9 (gratis)
Web Server
- Apache (gratis) – berfungsi sebagai Web Server berbasis Linux
- IIS versi 4.0, atau IIS versi 5.0 (gratis) – berfungsi sebagai Web Servr berbasis Windows
PHP (gratis) – berfungsi untuk website yang menggunakan bahasa pemograman PHP
Databases – berfungsi sebagai pusat penyimpanan data pada server atau Server Data Center
- MySQL (gratis) – berfungsi sebagai Databases pada server berbasis Linux/Unix
- MSSQL (bayar) – berfungsi sebagai Database pada Operating System server berbasis Windows
PHPMyAdmin – berfungsi untuk memudahkan add, edit, dan delete table pada MySQL
FTP Server – berfungsi untuk memudahkan transfer data ke website menggunakan FTP.
- ProFTPD (gratis)
- Pure-FTPD (gratis)
- vsFTPD (gratis
Mail Server – berfungsi untuk mengelola email pada server.
- QMail (gratis)
- Postfix (gratis)
- Squirrelmail (gratis)
- RoundCube (gratis) jika ingin support WebMail

Cara Mempercepat Proses Propagasi DNS



Resolved DNS pada prinsipnya hanya memperkenalkan ip baru didomain tersebut keseluruh DNS yang ada di muka bumi ini. Cuma masalahnya proses resolved DNS memerlukan waktu yang kadang bisa sampai 2 x 24 Jam , disini masalah bisa saja terjadi dan merupakan mimpi buruk bagi Anda terutama apabila Anda butuh untuk mengedit / memasukkan artikel/file dengan cepat. Jika Anda baru mendaftarkan nama domain atau pindah hosting, maka ketika Anda mengisi atau mengupdate nama server di control panel domain, domain Anda tidak begitu saja langsung terarah pada server hosting tersebut. Perpindahan tersebut memerlukan waktu untuk proses yang dinamakan propagasi domain atau resolve domain.

Pengertian propagasi domain
Masa propagasi domain name adalah masa atau jeda waktu yang diperlukan sebuah domain name untuk mengenali atau tersambung dengan server hosting. Masa propagasi ini bervariasi, bisa cepat bisa lambat. Bisa beberapa menit sudah tersambung, ada yang sampai 3 hari baru bisa tersambung secara sempurna.
Faktor yang mempengaruhi proses propagasi, diantaranya :

Umur domain name. Jika kita mendaftarkan domain name baru dan sejak awal sudah diarahkan ke NS hosting kita, maka masa propagasinya biasanya cepat. Begitu kita buka alamatnya di web browser maka akan langsung tersambung. Tetapi jika domain name ini sebelumnya sudah diarahkan ke server hosting yang terdahulu, kemudian diarahkan ke server hosting yang baru, misalnya ketika proses pindah server, maka diperlukan waktu propagasi domain yang lebih lama. Hal ini disebabkan oleh adanya cache, baik pada komputer kita maupun cache pada jaringan internet (termasuk ISP)

Internet Service Provider. Masa propagasi juga sangat dipengaruhi oleh ISP kita. Perlu diketahui bahwa rute informasi ketika mengakses internet adalah dimulai dari adanya perintah dari komputer kita, kemudian perintah tersebut diteruskan ke ISP, kemudian dari ISP akan diteruskan ke server hosting melalui beberapa titik jaringan. Begitu juga dengan respon yang diberikan oleh server hosting juga akan melalui rute tersebut. Dengan alasan untuk mengurangi beban terkadang ISP menggunakan cache memory yang besar, sehingga ketika pelanggan mengakses internet terasa lebih cepat. Padahal data yang diakses adalah data buffer. Jika kita menggunakan ISP yang seperti ini yang biasanya masa propagasi domain menjadi lebih lama karena menunggu ISP tersebut melakukan refresh jaringan internetnya.

Registrar. Data domain name tercatat di registrar atau server domain name. Ketika kita melakukan pergantian NS (misalnya ketika mau pindah hosting) maka registrar akan mengganti data tentang alamat IP server hosting kita yang baru. Nah, ada registrar yang waktu responnya cepat, ada yang waktu responnya lambat. Domain name internasional atau TLD biasanya memiliki respon yang lebih cepat jika dibandingkan registrar domain name lokal atau ccTLD.

Cara mempercepat proses propagasi atau resolved domain ke server yang baru
Dari banyak kasus, masalah propagasi domain name ini bersumber dari ISP yang Kita gunakan. Jika Anda mengalami masalah propagasi yang lama, maka lakukan langkah-langkah berikut ini:
Refresh dari web browser dengan menekan tombol CTRL + F5 secara bersamaan. Jika masih belum nyambung, lakukan langkah nomor 2, Bersihkan cache web browser Anda. Jika Anda menggunakan Mozilla Firefox cari menu Tools > Clear Private Data, dan centang pada pilihan cache dan klik tombol Clear Private Data Now. Setelah itu coba lagi mengakses domain name Anda. Jika ternyata tetap belum bisa alias masih nyambung ke server yang lama, maka lakukan langkah nomor 3
Putus koneksi dengan internet (disconnected), matikan computer, dan tinggal tidur. Ditinggal lebih lama lebih baik. Setelah beberapa jam, nyalakan lagi komputer, sambung lagi ke internet. Semoga langkah terakhir ini berhasil.

CMIIW